Klasifikasi Penyakit Daun Cabai Menggunakan Model MobileNet
cover
pdf (Inggris)

Kata Kunci

CNN
CRISP-DM
MobileNet
Supervised Learning

Cara Mengutip

Klasifikasi Penyakit Daun Cabai Menggunakan Model MobileNet. (2025). TeknoIS : Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Dan Sains, 15(1), 74-86. https://doi.org/10.36350/8jm6fe97

Abstrak

Cabai merupakan komoditas yang paling diminati dan strategis untuk mengurangi inflasi di Indonesia. Konsumsi cabai di Indonesia terus meningkat sejak tahun 2019 sampai dengan 2023 akan tetapi produksi cabai di Indonesia mengalami penurunan ditahun 2021 sampai dengan 2023 begitu pun dengan luas panen cabai yang menurun di tahun 2020 – 2023 yang mengakibatkan kendala dalam memenuhi kebutuhan konsumsi cabai di Indonesia. Adapun permasalahan yang terjadi adalah dikarenakan petani cabai yang mengalami gagal panen dikarenakan penyakit pada tumbuhan cabai tersebut. Dengan adanya permasalahan tersebut perlu adanya solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dari itu dibuatkannya aplikasi yang dapat mengklasifikasi penyakit pada daun cabai sehingga para petani cabai atau masyarakat umum yang ingin menanam cabai dapat mendeteksi dini penyakit pada daun cabai. Model dibuat menggunakan metode CRISP-DM dengan menerapkan konsep supervised learning dengan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) dan arsitektur MobileNet. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, hasil model tersebut memiliki performa yang baik dan tidak menunjukkan tanda overfitting yang parah dengan hasil evaluasi model training accuracy sebesar 94.18%, validation accuracy sebesar 83.66%, training loss sebesar 16% dan validation loss sebesar 45%. Hasil confusion matrix memiliki akurasi 84.84% dari jumlah data testing sebanyak 132 data.

pdf (Inggris)

Referensi

[1] F. S. Anam, M. R. Muttaqin, dan Y. R. Ramadhan, “Klasifikasi Penyakit Pada Daun dan Buah Jambu Menggunakan Convolutional Neural Network,” Journal of Information Technology and Computer Science), vol. 7, no. 1, hlm. 115–126, Sep 2023.

[2] S. F. Nazila, Y. Arman, D. Wahyuni, N. Nurhasanah, dan Y. S. Putra, “Deteksi Dini Serangan Hama Penyakit pada Cabai Rawit Menggunakan Metode Image Recognition,” Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi, vol. 9, no. 2, Agu 2023, doi: 10.28932/jutisi.v9i2.6342.

[3] D. A. Puspitasari, N. Malahyati, dan Z. N. Fadillah, “Distribusi Perdagangan Komoditas Cabai Merah di Indonesia 2022,” Badan Pusat Statistik, 2022.

[4] A. D. Sidik dan A. Ansawarman, “Prediksi Jumlah Kendaraan Bermotor Menggunakan Machine Learning,” Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR), vol. 1, no. 3, hlm. 559–568, 2022, doi: 10.55927.

[5] S. Misra dan H. Li, “Deep Neural Network Architectures To Approximate The Fluid-Filled Pore Size Distributions Of Subsurface Geological Formations,” https://www.sciencedirect.com/topics/engineering/deep-learning.

[6] L. Utari dan A. Zulfikar, “Penerapan Convolutional Neural Networks Menggunakan Edge Detection Untuk Identifikasi Motif Jenis Batik,” TeknoIS: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi dan Sains, vol. 13, no. 1, hlm. 110–123, Feb 2023, doi: 10.36350/jbs.v13i1.184.

[7] Y. S. Hidayat, A. G. Herdipriyansah, I. A. Agustin, J. Jaenudin, dan D. Desrizal, “Pemodelan Data Mining Menggunakan Neural Network Untuk Seleksi Mahasiswa Penerima Beasiswa Bantuan,” TeknoIS: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi dan Sains, vol. 14, no. 1, hlm. 9–20, Jan 2024, doi: 10.36350/jbs.v14i1.222.

[8] E. Suharto, Suhartono, A. P. Widodo, dan E. A. Sarwoko, “The use of mobilenet v1 for identifying various types of freshwater fish,” J Phys Conf Ser, vol. 1524, no. 1, Jun 2020, doi: 10.1088/1742-6596/1524/1/012105.

[9] M. Irmayansyah, “Fuzzy Inference System Tsukamoto Untuk Optimalisasi Jumlah Media Promosi Brosur di Sekolah Menengah Kejuruan,” Teknois: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi dan Sains, vol. 6, no. 2, hlm. 12–24, Agu 2019, doi: 10.36350/jbs.v6i2.37.

[10] H. Hudori, “Resampling Neural Network Untuk Penanganan Class Imbalance Pada Prediksi Klaim Asuransi,” Teknois: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi dan Sains, vol. 10, no. 1, hlm. 57–64, Mei 2020, doi: 10.36350/jbs.v10i1.78.

Creative Commons License

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Hak Cipta (c) 2025 TeknoIS : Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi dan Sains

##plugins.themes.healthSciences.displayStats.downloads##

##plugins.themes.healthSciences.displayStats.noStats##